Hubungan Antar Entitas
Garis yang menghubungkan antar atribut untuk menunjukkan hubungan entitas pada diagram ER Hubungan Antar Entitas (Relasi) Basis Data
Halo Kayleeners! Mungkin kalian pernah mendengar atau membaca istilah "entitas" dan "hubungan" saat belajar tentang basis data. Jadi secara singkat, entitas itu seperti subjek atau objek yang penting (Contohnya: Karyawan, Produk, Pelanggan), sedangkan hubungan adalah jembatan yang menghubungkan entitas-entitas tersebut.
Memahami cara entitas saling berinteraksi sangat fundamental. Ini seperti memahami bagaimana setiap orang di sebuah perusahaan saling terhubung, dari manajer hingga staf. Tanpa struktur yang jelas, semua akan berantakan. Nah, dalam basis data, ada tiga jenis hubungan utama yang perlu kamu pahami. Mari kita bedah satu per satu.
Ada yang bertanya "Apa model hubungan entitas dari suatu basis data?" nah jadi model hubungan entitas (ER) itu menggambarkan struktur basis data dengan bantuan diagram atau yang biasa dikenal dengan istilah Entity Relationship Diagram (ERD). ERD itu nantinya dapat diimplementasikan sebagai basis data.
Hubungan Antar Entitas ini penting karena dapat membuat basis data lebih terstruktur, mudah dicari, dan fleksibel.
Komponen Penyusun ERD:
1.Entitas
Kumpulan objek yang dapat diidentifikasikan secara unik atau saling berbeda. Simbol dari entitas biasanya digambarkan dengan persegi panjang. Selain itu, ada juga “Entitas Lemah” yang dilambangkan dengan gambar persegi panjang kecil di dalam persegi panjang yang lebih besar. Disebut entitas lemah karena harus berhubungan langsung dengan entitas lain sebab dia tidak dapat teridentifikasi secara unik.
2. Atribut
- Atribut kunci (key): atribut yang digunakan untuk menentukan entitas secara unik. Contoh: NPWP, NIM (Nomor Induk Mahasiswa).
- Atribut simpel: atribut bernilai tunggal yang tidak dapat dipecah lagi (atomic). Contoh: Alamat, tahun terbit buku, nama penerbit.
- Atribut multinilai (multivalue): atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap entitas instan. Contoh: nama beberapa pengarang dari sebuah buku pelajaran.
- Atribut gabungan (composite): atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil dengan arti tertentu. Contoh: nama lengkap yang terbagi menjadi nama depan, tengah, dan belakang.
- Atribut derivatif: atribut yang dihasilkan dari atribut lain dan tidak wajib ditulis dalam diagram ER. Contoh: usia, kelas, selisih harga.
3. Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Gambar relasi diwakili oleh simbol belah ketupat. Relasi juga terbagi menjadi beberapa jenis:
- One to one: setiap entitas hanya bisa mempunyai relasi dengan satu entitas lain. Contoh: siswa dengan nomor induk siswa
- One to many: hubungan antara satu entitas dengan beberapa entitas dan sebaliknya. Contoh: guru dengan murid dan sebaliknya.
- Many to many: setiap entitas bisa mempunyai relasi dengan entitas lain, dan sebaliknya. Contoh: siswa dan ekstrakurikuler.
4. Garis
Apa itu Kardinalitas Dalam DBMS?
Dalam pemodelan data , kardinalitas adalah hubungan numerik antara baris dalam satu tabel dan baris di tabel lain. Kardinalitas umum meliputi satu-ke-satu , satu-ke-banyak , dan banyak-ke-banyak . Kardinalitas dapat digunakan untuk mendefinisikan model data serta menganalisis entitas dalam kumpulan data.
Pemodelan:
Dalam pemodelan data , kumpulan elemen data dikelompokkan ke dalam "tabel data" yang berisi kumpulan nama bidang data yang disebut "atribut basis data". Tabel-tabel tersebut dihubungkan oleh "bidang kunci" atau "key fields". "Kunci primer" atau "primary key" menetapkan suatu bidang ke "tabel pesanan khususnya". Misalnya, bidang "Nama Belakang Dokter" dapat ditetapkan sebagai kunci primer tabel Dokter dengan semua orang yang memiliki nama belakang yang sama dan diurutkan secara alfabetis berdasarkan tiga huruf pertama nama depan mereka. Sebuah tabel juga dapat memiliki kunci asing(foreign key) yang menunjukkan bahwa bidang tersebut terhubung ke kunci primer tabel lain.
Contoh Hubungan Antar Entitas (Relasi):
1. Satu ke Satu (One-to-One):
- Setiap entitas hanya memiliki satu dan satu-satunya hubungan dengan entitas lain.
- Contoh: Setiap karyawan memiliki satu nomor induk karyawan (ID Karyawan).
2. Satu ke Banyak (One-to-Many):
- Satu entitas dapat terhubung dengan banyak entitas lain.
- Contoh: Satu pelanggan dapat melakukan banyak pesanan.
3. Banyak ke Banyak (Many-to-Many):
- Banyak entitas dapat terhubung dengan banyak entitas lain.
- Contoh: Banyak mahasiswa dapat mengambil banyak mata kuliah, dan satu mata kuliah dapat diambil oleh banyak mahasiswa.
Jadi sekarang kalian sudah pahamkan apa itu Hubungan atau Relasi Antar Entitas? Selamat belajar semua!😊
Source by :



Komentar
Posting Komentar